Apa yang Dimaksud dengan Teologi

Apa yang Dimaksud dengan Teologi?

Apa yang Dimaksud dengan Teologi? – Sebagian besar masyarakat di dunia memilih untuk memeluk suatu agama dan memiliki keyakinan penuh terhadap agama yang mereka anut. Dalam proses memeluk agama tersebut, beberapa pemeluk mulai memikirkan ajaran agama dan menghubungkannya dengan kehidupan secara lebih mendalam. Pemikiran ini kemudian melahirkan sebuah ilmu baru yang bernama teologi. Apa itu teologi? Secara umum, istilah teologi merupakan sebuah istilah yang diambil dari bahasa Yunani. Istilah teologi berasal dari dua kata yaitu Theos yang berarti Tuhan dan logia yang berarti wacana atau ucapan. Sementara itu, Teologi juga dapat didefinisikan sebagai ilmu agama yang mengatur segala hal mengenai agama dan keyakinan beragama. Masyarakat yang menggunakan agama untuk memandang kehidupan dan menyelesaikan masalah dianggap sebagai masyarakat yang melakukan proses teologisasi.

Perkembangan teologi dalam dunia barat tidak lepas dari proses teologisasi yang terjadi pada umat Kristen. Teologi yang mereka anut telah mengalami perkembangan yang signifikan dan berpengaruh terhadap proses perkembangan teologi di dunia. Sejarah perkembangan teologi di barat dimulai dengan munculnya kata theologia yang tercantum dalam literatur zaman Yunani Klasik. Pada saat itu, Tuhan dari penduduk Yunani adalah dewa atau kosmologi. Sehingga, teologi lebih mengarah pada wacana mengenai para dewa Yunani. Sementara itu, teologi kembali muncul ketiga Aristoteles, seorang filsafat, memberikan definisi baru mengenai teologi. Menurut Aristoteles, teologi lebih mirip dengan metafisika dan tradisi keagamaan yang berkembang di masyarakat baik di dunia Barat maupun Timur. Istilah teologi kemudian muncul kembali saat seorang penulis Latin bernama Varro membagi teologi menjadi tiga bagian yaitu mitis, rasional, dan sipil. Teologi bagian mitis membahas tentang mitologi yang terjadi antara para dewa Yunani. Sementara itu, teologi bagian rasional membahas tentang kajian filosofis yang berkaitan dengan para dewa Yunani tersebut. Sedangkan teologi sipil membahas tentang ritual keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat pada saat itu. Istilah teologi juga digunakan oleh para pelajar dan penulis agama Kristen. Mereka mengasumsikan bahwa studi mereka disebut dengan nama teologi.

Dalam perkembangannya, teologi menjadi salah satu ilmu penting bagi masyarakat untuk lebih memahami ajaran agama yang mereka anut. Beberapa hasil pemikiran teologi membuat masyarakat lebih rasional dalam menyikapi kehidupan terutama kehidupan agama mereka. Selain itu, teologi tidak hanya berkaitan dengan kehidupan beragama masyarakat saja akan tetapi juga sudah mencakup kehidupan sosial, politik maupun ilmu pengetahuan. Beberapa tokoh agama yang mendalami ilmu mengenai teologi seringkali memunculkan pemahaman baru yang nantinya akan menjadi sebuah gerakan sosial yang masif. Pada suatu kondisi gerakan sosial tersebut akan berubah menjadi suatu gerakan politik yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan suatu peradaban.

Di sisi lain, ajaran teologi juga berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Meskipun banyak ilmuwan yang melakukan dikotomi antara agama dan ilmu pengetahuan. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa ada banyak ilmuwan lain yang memperoleh inspirasi mengenai ilmu pengetahuan, menemukan suatu penemuan baru yang bermanfaat bagi peradaban, serta mengajarkan paham ilmu pengetahuan setelah mendalami teologi dengan lebih terperinci. Hal ini bisa dilihat dari ilmuwan terdahulu yang memiliki latar belakang sebagai ahli ulama dalam Islam serta tokoh gereja dari kaum Nasrani. Hal ini menunjukan bahwa teologi akan mengalami suatu progresivitas tergantung dari bagaimana masyarakat di zaman tersebut menyikapinya. Di masa modern, teologi dibuat menjadi salah satu mata kuliah maupun program studi di Perguruan Tinggi (PT).

Macam-Macam Situs Theology Terpopuler dan Penjelasannya Lengkap

Macam-Macam Situs Theology Terpopuler dan Penjelasannya Lengkap – Teologi merupakan ilmu yang berdasarkan nalar mengenai spiritualitas, agama hingga Tuhan. Untuk mempelajarinya dengan baik, tentu membutuhkan banyak sumber. Namun, saat ini siapa saja tidak sulit mendapatkan informasi teologi karena sudah tersedia banyak situs theology.

Ilmu teologi sebetulnya merujuk kepada segala sesuatu yang berkaitan dengan keyakinan beragama. Meskipun demikian, teologi juga bisa memperbincangkan maupun mendiskusikan tentang segala permasalahan terkait manusia.

Macam-Macam Situs Theology

Saat ini untuk mempelajari ilmu teologi tentu tidak sulit dilakukan. Selain bisa menemukan berbagai macam sumber print out, siapapun juga bisa menemukan sumber dari berbagai macam situs yang membahas tentang teologi. Beberapa diantaranya:

1. Epigraphe
Epigraphe menjadi salah satu situs teologi yang begitu populer di Indonesia. Situs ini membahas tentang jurnal-jurnal teologi serta pelayanan kristiani. Dapat dikatakan jika situs Epigraphe menjadi wadah publikasi hasil penelitian teologi yang berkaitan erat dengan pelayanan kristiani di Indonesia.

Situs yang diterbitkan dari Surakarta ini juga menerima artikel-artikel dari para dosen maupun praktisi terkait lainnya dari berbagai macam institusi teologi yang ada baik dari dalam negeri hingga ke luar negeri sekalipun.

Nantinya artikel yang masuk ke situs ini akan dinilai oleh para reviewer. Jika layak, maka akan disetujui. Epigraphe terbit setiap dua kali dalam setahun yaitu di bulan Mei dan November. Jadi, untuk mendapatkan info teologi dari pelayanan kristiani disini, maka sebaiknya mengakses situs ini pada bulan tersebut.

2. Indonesian Journal of Theology
Situs berikutnya yang memuat informasi teologi adalah Indonesian Journal of Theology. Ini merupakan situs teologi yang dipublikasikan oleh Asosiasi Teolog Indonesia. IJT sebetulnya digagas untuk memperkaya diskursus teologi antar teolog-teolog, antar-denominasi dan antar-iman.

Tentunya hal tersebut tetap berada di Indonesia dan wilayah Asia lainnya. Situs ini juga menerima karya yang berasal dari semua penulis di seluruh dunia serta kontribusi dari semua sarjana dalam bidang teologi, studi agama hingga bidang terkait lainnya.

Situs ini begitu mudah diakses baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Menariknya lagi, situs Indonesian Journal of Theology ini sudah memperoleh akreditasi SINTA 2 oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada tahun 2021 silam.

3. Jurnal Teologi
Jurnal teologi yang diterbitkan oleh Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma ini juga bisa memberikan referensi terbaik untuk yang ingin memperkaya wawasan teologi. Jurnal ini menyampaikan berbagai macam hasil penelitian dalam bidang teologi.

Penelitian tersebut juga berasaskan dengan refleksi penghayatan iman guna mengembangkan iman dalam konteks Indonesia dan Asia yang begitu kaya akan pemahaman. Jurnal hasil kerjasama dengan Asosiasi Teolog Katolik Indonesia ini benar-benar sangat direkomendasikan.

Beberapa contoh jurnal yang dimuat dalam situs ini diantaranya Refleksi Teologis Solidaritas Menurut MGR. Johannes Pujasumarta dalam Terang Ajaran Sosial Gereja, Misi dalam Gereja Anabaptis Abad XVI, dan sebagainya.

4. Kenosis Jurnal Kajian Teologi
Jurnal teologi ini diterbitkan oleh Institut Agama Kristen Negeri Ambon. Situs khusus teologi ini sengaja diterbitkan agar mampu memajukan aktivitas maupun kreativitas karya tulis ilmiah melalui suatu media penelitian di bidang kajian teologi dan kaitannya.

Selain itu, situs ini juga menerima berbagai macam artikel sub disiplin ilmu teologi dengan tangan terbuka. Pastinya artikel tersebut harus belum pernah maupun tidak sedang dalam proses dimuat dalam berbagai macam jurnal sejenis lainnya.

Tiap-tiap artikel teologi dalam situs ini perlu melewati tahapan review yang berasal dari blind review yang berfokus kepada kebaruan ilmu teologi. Beberapa subjek jurnal dalam situs ini diantaranya Perkembangan Teologi dan Keagamaan, Etika dan Praksis Kristen, Sejarah Gereja dan Misi Kristiani serta lainnya.

5. Kurios: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Sesuai dengan namanya, jurnal teologi ini dijadikan sebagai wadah publikasi dari berbagai macam hasil penelitian teologi serta pendidikan agama kristen lainnya. Jurnal ini diterbitkan dalam situs otentik dari Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa Jakarta.

Kurios sudah terakreditasi oleh Kemenristekdikti sejak tahun 2019 sehingga tidak perlu dikhawatirkan lagi terkait dengan muatannya. Selain itu, Kurios juga memiliki lingkup kajian penelitian yang baik seperti diantaranya:

* Teologi Biblikal-Kontekstual.
* Teologi Sistematika-Konstruktif.
* Teologi Sosial dan Publik.
* Teologi Digital dan Internet of Things.
* Teologi dan Religiositas.
* Etika Kontemporer.
* Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Gereja.
* Misiologi Konstruktif.
* Pendidikan Kristiani.
* Gereja dan Masyarakat.

6. Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan
Ini merupakan situs teologi yang diterbitkan secara peer-review dan open-access setiap enam bulan sekali yaitu pada Juni dan Desember oleh Sekolah Tinggi Teologi Malang (Southeast Asia Bible Seminary/SAAT). Jurnal teologi ini mengkhususkan diri dalam teologi evangelis yang berfokus pada hal-hal baru.

Hal tersebut tentu sangat berkaitan erat dengan teologi sistematika, teologi praktis dan pelayanan gerejawi. Artikel yang diajukan untuk bisa terbit di situs ini meliputi berbagai macam temuan penelitian lapangan kuantitatif maupun kualitatif, bahan tafsir, kajian konseptual dan kritis, studi kasus dan sebagainya.

Beberapa contoh artikel atau jurnal teologi yang ada dalam situs ini diantaranya Rule of Love and Rule of Faith in Augustine’s Hermeneutics: A Complex Dialectic of The Twofold Rules, Teresa of Avila and Jonathan Edwards on Prayer and Spirituality, Realizing Lausanne’s Holistic Mission in The Context Poverty.

Theologywebsite – Terdapat begitu banyak situs teologi yang bisa dijadikan sebagai rujukan untuk bisa menemukan informasi valid terkait kajian ilmu ketuhanan tersebut. Pilih sumber mana yang paling valid dan sesuai dengan apa yang dicari.

Mengenal Perkembangan Teologi dalam Islam

Mengenal Perkembangan Teologi dalam Islam – Saat ini, teologi merupakan salah satu mata kuliah yang diajarkan di Perguruan Tinggi. Teologi juga menjadi salah satu program studi yang dibuka bagi masyarakat yang ingin melanjutkan kuliahnya. Istilah teologi diambil dari bahasa Yunani yaitu gabungan kata theos (Tuhan) dan logia (wacana atau ilmu). Oleh karena itu, teologi dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari semua hal mengenai ketuhanan dan implementasinya dalam kehidupan sehari – hari. Teologi tidak hanya dipelajari oleh salah satu agama saja akan tetapi semua agama juga mempelajari teologi. Hal ini dikarenakan teologi akan mempengaruhi bagaimana seseorang memandang suatu permasalahan dan konsep mengenai ketuhanan. Salah satu agama yang menjadikan teologi sebagai ilmu yang penting adalah Islam.

Secara umum, teologi dalam Islam sering disebut dengan nama ilmu kalam. Ilmu ini memiliki tiga pokok bahasan penting yang saling berhubungan yaitu ilmu tentang Allah, ilmu tentang utusan Allah, dan ilmu mengenai hari akhirat. Pembahasan mengenai teologi dalam Islam diperkirakan muncul sekitar abad ke-3 Hijriah. Akan tetapi, dalam prakteknya, teologi telah mulai berkembang saat masa awal Islam muncul. Pada setiap perkembangan zaman, teologi memiliki peranan penting terhadap gerakan sosial dan politik yang terjadi di dunia Islam. Oleh karena itu, teologi menjadi salah satu bagian penting dari ajaran Islam.

Theologywebsite – Perkembangan teologi dalam Islam telah membuat banyaknya kelompok agama yang memiliki pemikiran, prinsip dan tafsir yang berbeda. Hal ini tidak terlepas sejarah perkembangan Islam sekaligus beberapa faktor yang menjadikan terbaginya beberapa kelompok agama. Beberapa faktor tersebut adalah ajaran Tauhid dalam Al Qur’an yang berbeda dengan ajaran agama sebelum Islam. Selain itu, perluasan wilayah yang dilakukan oleh pemerintah Islam juga menjadi penyebab munculnya banyak aliran teologi dalam Islam.

Faktor lain yang menyebabkan banyaknya kelompok agama dalam kajian teologi Islam adalah konflik yang terjadi selepas Nabi Muhammad SAW. Pada saat beliau wafat, beliau tidak mewasiatkan siapa yang akan menggantikan beliau sebagai pemimpin kaum Muslim. Akan tetapi, setelah musyawarah, maka khalifah pertama yang diangkat adalah Abu Bakar Ash Shiddiq. Kemudian khalifah yang kedua adalah Umar bin Khattab. Sedangkan khalifah yang ketiga adalah Utsman bin Affan. Akan tetapi, pada masa akhir kepemimpinan Utsman, terjadi konflik internal di dalam kaum Muslim. Hal ini berlanjut dan semakin memanas ketika Ali bin Abi Thalib diangkat sebagai khalifah keempat. Pada masa tersebut, terbentuklah berbagai macam aliran dalam teologi Islam yang bertahan dan berkembang hingga pergantian kekuasan dinasti dalam pemerintahan Islam.

Baca juga : Teologi Islam Menurut Ahmad Hanafi

Ada beberapa kelompok agama dalam Islam yang memiliki prinsip dan pemikiran yang berbeda karena landasan teologi yang digunakan. Salah satunya adalah kelompok Sunni. Kelompok ini mendasarkan pemikiran agama sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad serta apa yang dilakukan oleh para sahabat berdasarkan Al Qur’an dan Al Hadits. Kelompok Sunni sering disebut dengan nama Ahlussunnah wal Jamaah. Kelompok ini merupakan kelompok terbesar dan tersebar di seluruh dunia. Kelompok yang lain adalah Syiah. Kelompok ini muncul ketika terjadi konflik pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib. Kelompok Syiah dikenal sebagai pengikut setia Ali bin Abi Thalib. Sebaliknya, kelompok Khawarij adalah kelompok yang menentang Ali bin Abi Thalib karena dianggap tidak menjalankan hukum Islam dengan tegas. Kelompok lain yang muncul adalah Murji’ah yang memilih untuk bersifat netral dari konflik antara Syiah dan Khawarij. Sedangkan kelompok yang lain adalah Qadariyah dan Jabariyah yang memiliki perbedaan dalam menyikapi takdir yang diatur oleh Allah. Kelompok Mu’tazilah muncul pada abad ke-2 hijriyah dan banyak dipengaruhi oleh pemikiran kaum Yahudi dan Nasrani. Sedangkan kelompok Asy’ariyah adalah kelompok netral dari pertentangan antara golongan rasionalis dan tekstualis.

Teologi Islam Menurut Ahmad Hanafi

Teologi Islam Menurut Ahmad Hanafi – Teologi secara umum adalah kata serapan dari bahasa Inggris theos yang berarti Tuhan dan Logos yang artinya adalah ilmu. Sering kali ilmu yang mempelajari tentang Tuhan adalah ilmu yang perlu untuk diperhatikan. Secara garis besar, ilmu agama yang ada di Indonesia ini cukup banyak jenisnya. Pastinya karena ada enam agama yang diakui secara sah oleh negara. Agama yang paling besar dan menjadi banyak dasar aturan di Indonesia adalah agama Islam. Hampir separuh lebih penduduk Indonesia menganut ajaran Allah dan menjadi seorang muslim. Karena itu lah, berbagai teori dan bahkan teologi juga turut berkembang hadir di bumi Pertiwi ini. Ahmad Hanafi yang telah berhasil menerbitkan buku theology islam ( ilmu Kalam) ini memiliki beberapa pandangan mengenai hal ini. Tak perlu diragukan lagi mengenai kualitas pengetahuan yang dimiliki. Sebab semua telah tertulis jelas di dalam bukunya.

Theologywebsite – Dalam buku pengantarnya, Hanafi menjelaskan bahwa teologi sendiri banyak sekali pengertiannya. Hal tersebut yang membuat banyak pihak sedikit lebih harus mengusahakan hal yang perlu untuk diperhatikan. Secara garis besar yang umum theology merupakan ilmu tentang ketuhanan. Dalam Islam, theology ini banyak sekali mengambil aspek. Hal tersebut dibagi dalam beberapa ilmu Kalam yang masih tergabung dalam theology Islami. Di buku yang dia terbitkan ada beberapa aliran ilmu Kalam yang dapat dijelaskan seperti berikut ini :

1. Mu’taziah
Aliran ini adalah aliran yang tertua dalam theology islam. Selain menjadi yang tertua, aliran ini juga jadi yang paling besar diantara yang lain. Peran mereka sangat penting untuk mengetahui berbagai filsafat Islam yang sesungguhnya. Hubungan agama dan juga sejarah dari pemikiran Islam ini lahir pada masa kedua abad hijiriah tepatnya di kota Basrah. Basrah yang kala itu masih menjadi pusat ilmu pengetahuan dan peradaban jadi tempat lahir ajaran yang tetap berkembang ini.

2. Aliran Ash’ariyah
Selain aliran yang pertama, aliran lain yang juga bisa jadi bahan untuk meningkatkan pengetahuan adalah aliran Ash’ariyah. Aliran ini menjadi banyak perdebatan karena berbagai teori pembelajaran hingga usia lanjut dan juga banyak hal lain. Walau dianggap sebagai salah satu yang terbaik akan tetapi banyak yang mulai meninggalkan aliran ini untuk berpindah ke yang lain karena pengaruh berbagai hal.

3. Aliran maturidiah
Aliran yang semakin berkembang dengan pesat karena berbagai hal ini didirikan oleh Muhammad bin Muhammad abu Mansur. Aliran yang dilahirkan di Maturidia, kota kecil yang masih masuk kawasan Uzbekistan baru ini memang telah tumbuh cukup besar. Aliran ini berisikan tentang kepercayaan dari theology islam yang diberikan oleh imam abu Hanifah dan tercantum dalam kitab fiqih. Sistem pemikiran yang juga sangat terbuka menjadi ajang awal bagi yang mengikuti untuk mendapat pencerahan yang jelas.

Baca juga : Konsep Teologi Dalam Kajian Umum

4. Aliran IBN Rushd
Aliran satu ini juga jadi daya tarik di masanya. Karena sistem yang sangat banyak ini membuat berbagai pihak yang mulai makin modern mencari pilihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Aliran ini dilahirkan di Cordova Spanyol dari sebuah keluarga. Keluarga yang sangat terkenal ini telah diajarkan berbagai ilmu sejak mereka kecil. Ibn Rushd ini telah mempelajari ilmu-ilmu Islam bahkan sejak dia kecil. Ilmu tersebut diuraikan dan mulai dipahami untuk mendapat ilmu baru. Pelajaran baru yang diciptakan ini mulai tumbuh dengan menggunakan gabungan filsafat dan agama.

 

6 Hal yang Diungkapkan Peserta KLB Demokrat di Deli Serdang

6 Hal yang Diungkapkan Peserta KLB Demokrat di Deli Serdang – Peserta Konferensi Perwakilan Khusus Demokrat Deli Serdang (KLB) Provinsi Sumatera Utara dibuka. KLB Partai Demokrat akan digelar di Hotel Hill di Sibolangit, Kabupaten Serdang, Delhi pada Jumat, 5 Maret 2021.

6 Hal yang Diungkapkan Peserta KLB Demokrat di Deli Serdang

Sumber : manadopost.jawapos.com

theologywebsite – Salah satu peserta KLB Partai Demokrat, Gerald Piter (Gerald Piter) mengaku jika ingin mengikuti ajang tersebut akan mendapat hadiah sebesar Rp 100 juta.

Dia juga menyatakan bahwa dia telah melaporkan masalah tersebut kepada Ishak Sugeha, ketua Republik Demokratik Republik Demokratik Partai Demokrat Kotamobagu. Namun, ajakan tersebut ditolak oleh Ishak.

Gerald mengatakan dalam video yang disiarkan oleh kantor Partai Progresif Demokratik: “Beri saya Rp 100 juta. Sesampainya di sana, saya dapat Rp25 juta dan sisanya Rp75 juta.” 2021 Pada Senin, 8 Maret, diadakan pertemuan di Jakarta.

Meski ragu, Gerrard mendatangi kediaman KLB Demokrat di Teheran (Del Serang). Tujuannya hanya untuk mendapatkan uang yang dijanjikan. Namun nyatanya Gerald hanya mendapat 5 juta rupiah.

Namun, politikus pro-KLB Deli Serdang Demokrat, Max Sopacua, menolak pernyataan Gerald.

Hencky Luntung, politisi Kamp Partai Wanita Dewasa Partai Demokrat ABN AMRO, juga membantah. Menurutnya, yang dialokasikan dalam KLB hanya biaya akomodasi, namun nilainya tidak melebihi Rp 100 juta.

Berikut sederet Hal yang Diungkapkan Peserta KLB Demokrat di Deli Serdang yang dihimpun oleh Liputan6.com:

1. Mengaku Dijanjikan Rp 100 Juta

Sumber : kompas.tv

Gerald Piter, anggota Dewan Perwakilan Khusus (KLB) Partai Demokrat Luar Biasa Der Serdang, mengaku jika ingin mengikuti acara ini akan mendapat komitmen Rp 100 juta.

Dia mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada Ishak Sugeha, ketua DPC Partai Demokratik Demokratik Kotamobagu. Namun, ajakan tersebut ditolak oleh Ishak.

Gerald mengatakan dalam video yang disiarkan oleh kantor Partai Progresif Demokratik: “Beri saya 100jt. Sesampainya di sana, saya dapat 25jt dan sisanya 75jt.” Gathering, 2021 Senin, 8 Maret, Jakarta.

Gerald mengungkapkan bahwa orang yang mengundang dan menipunya untuk mendapatkan uang adalah seorang bernama Wakey Gandy. Menurutnya, Wakey merupakan mantan kader Partai Demokrat dan sudah tidak aktif lagi.

Pada tanggal 18 Februari, Pak Vecky mengundang saya untuk bergabung dengan KLB melalui pesan whatsapp untuk mengikuti konferensi tersebut, dan memilih ketua baru yang langsung dipanggil Pak Moeldoko. Katanya kami adalah gerbong dan sekarang menjadi pelatih Pak Moeldoko.

Baca juga : Fakta-fakta Ibu Dipenjara bersama Bayinya

2. Total Hanya Terima Rp 10 Juta

Sumber : liputan6.com

Meski tak yakin, Gerald akhirnya meninggalkan Deli Serdang untuk bergabung dengan KLB Demokrat. Tujuannya hanya untuk mendapatkan uang yang dijanjikan. Padahal, Gerald hanya mendapat ongkos Rp 5 juta.

Dia berkata: “Ternyata saya hanya dapat 5 juta rupiah yang membuat saya bingung. Kali ini saya menyadari bahwa dari awal proses dan semuanya, KLB ini memang salah.

Mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Kota Kotamobagu itu mengaku marah dan memprotes karena tidak mendapatkan uang sesuai yang dijanjikan.

Gerald berkata: “Awalnya berjanji kepada panitia 100 juta rupee, tapi hanya 5 juta rupee. Kami protes dan kami sangat marah.”

Menurut dia, saat terjadi kerusuhan, Nazaruddin menambah lagi Rp 5 juta untuk kader Demokrat yang menghadiri KLB.

Gerald berkata: “Sambil membuat keributan tentang ini, Parker Nazaruddin menambahkan lagi 5 juta rupiah.”

Menurut Gerald, total uang yang dibawa pulang oleh total peserta KLB Partai Demokrat Sumut adalah 10 juta rupiah.

3. Diberi Uang Ketulusan, Hanya Uang Jalan dari Hasil Patungan Panitia KLB

Sumber : id.berita.yahoo.com

Konon peserta dari Deli Serdang, seorang KLB Demokrat, tak pernah menjanjikan Rp 100 juta. Awalnya mereka hanya mendapat 5 juta, dan Nazaruddin, seorang kader Demokrat yang pro-KLB, mendapat 5 juta lagi.

Kubu Demokrat KLB Hencky L Fortune mempertanyakan kesalahan Nazaruddin dalam memberikan uang. Ia mengatakan, Nazaruddin dengan ikhlas memberikan donasi kepada peserta KLB agar tidak terjadi keributan.

“Nah kalau ada yang ikhlas dan kaya, apa masalahnya? Tanyaku saja. Apa salah? Dia memberikan uang dengan ikhlas sehingga tidak perlu diributkan. Itu salah, itu dosa,” Hanji kata. , 9 Maret 2021.

Dia melanjutkan: “Nazaruddin dan bahkan Djoko Tjandra, jika dia keluar untuk membantu orang, tidak apa-apa? Tidak apa-apa? Ayo, dan orang-orang perlu makan juga.” Lanjutnya.

Menurutnya, tidak ada salahnya peserta KLB menerima uang dari Nazaruddin. Dia marah karena menyeret sesuatu ke arah yang negatif.

“Kalaupun Nazaruddin memberi dengan ikhlas, kenapa tidak diterima? Apa salahnya pemberian orang. Hanya itu yang disangkal.

Kemudian, menurut Hencky, yang dibagikan di KLB Partai Demokrat hanya berupa biaya akomodasi yang nilainya tidak sampai 100 juta rupiah.

Hanji berkata: “Ini adalah cerita yang digunakan sebagai sudut pandang. Ini sebenarnya membuktikan bahwa kami tidak memberikan Rs 100 juta, tetapi mengembalikan biaya perjalanan dan akomodasi.”

Sebaliknya, dia meminta kepada kader Demokrat yang hadir di KLB tuduhan sekitar 100 juta.

“Tanpa satu miliar rupee, dari mana? Dari mana uangnya? Saya katakan dari awal tidak ada uang kecuali transportasi, akomodasi, dan konsumsi,” kata Hanji.

Hencky bahkan mengklaim, Panitia KLB Demokrat juga merupakan perusahaan patungan untuk biaya akomodasi.

Dia bercanda: “Komite kami sebagian besar adalah pengusaha. Harap diperhatikan bahwa Hencky Luntung memiliki tiga perusahaan.” Namun, dia belum mau membeberkan besaran dana yang dihabiskan di KLB Demokrat.

Hanji menjelaskan: “Skalanya hanya normatif. Sejak saya mendirikan pertemuan ini, saya selalu menghidupi diri sendiri dan teman-teman saya.

4. Bantah Janjikan Uang Rp 100 Juta

Sumber : redaksi.waspada.co.id

Demokrat Pro-KLB Max Sopacua membantah pihaknya telah berjanji memberikan uang 100 juta rupiah kepada kader-kader yang ingin berpartisipasi di Deli Serdang.

Max berkata, “Saya kira tidak. Ini pendapat sebagian orang.” Namun, Max tak menjelaskan lebih jauh soal tudingan Partai Demokratik Pembebasan (KLB) digoda uang.

5. Sebut Keterlibatan Pemerintah dalam Kudeta Parpol Tercatat di Pemerintahan SBY

Sumber : nasional.kompas.com

Juru bicara Partai Demokrat mengatakan, menurut Partai Pembebasan, M Rahmad menunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah era pemerintahan sebagai kali pertama pemerintah melancarkan kudeta di sebuah partai politik.

Rahmad mengatakan dalam webinar: “Jadi, catatan partisipasi pemerintah dalam kudeta partai adalah pada masa rezim SBY di Afrika Utara, bukan sekarang.”

Rahmad menuding kudeta SBY yang saat itu menjabat ketua dan ketua Dewan Pengawas Demokrat untuk menggulingkan kepemimpinan Anas Urbaningrum di partai.

Saat itu, menurut dia, sulit membedakan posisi presiden SBY dengan ketua pengurus partai yang “berbintang belas kasih”.

Pada saat yang sama, ini juga membantah tuduhan Partai Demokrat di kubu Chekas bahwa istana ikut campur dalam kekacauan, yang disebutnya sebagai konflik internal Partai Demokrat.

Dia berkata: “Oleh karena itu, tuduhan yang direncanakan oleh Pak Moeldoko lagi-lagi adalah tuduhan yang tidak benar dan tidak berdasar.”

Rahmed menjelaskan, pengambilalihan Partai Demokrat tidak didorong oleh Moeldoko. Menurut dia, Moeldoko hanya disarankan memimpin partainya menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui KLB.

Rahmed mengatakan, pemilihan Moldco juga lolos evaluasi para pendahulu partai. Rahmad mengatakan: “Moldko diundang, tapi sejak awal tidak ikut campur. Tuduhan ini direncanakan oleh Park Moldko.”

Baca juga : Rencana Kementerian PUPR Pasca Intergrasi FLPP ke BP Tapera

6. Klaim Sudah Serahkan Hasil Kongres ke Kemenkumham

Kubu KLB Partai Demokrat Deli Sedan Sumatera Utara mengaku telah menyerahkan hasil KLB ke Kementerian Hukum dan HAM. Kubu KLB menyatakan telah mendaftarkan pengelolaan hasil KLB secara demokratis ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Konferensi pers yang diadakan di Jakarta pada hari Selasa mengatakan: “Kami memang memiliki tim kami sendiri. Informasi sebelumnya terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.” 9 Maret 2021.

Razman mengatakan, hasil Kongres KLB telah diteruskan secara diam-diam ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pihaknya menilai, pihaknya tidak ingin mengganggu konsentrasi Kemenkumham.

“Oleh karena itu, kami memang memiliki sikap tidak mencampuri fokus Kementerian Hukum dan HAM. Kami tidak sibuk datang. Kami tidak ingin ada informasi yang disebarluaskan ke media dan tidak mengganggu mereka, jadi mereka akan melakukannya. bukan “jangan berkonsentrasi.” Biarkan mereka belajar. “Kata Razman.

Sementara itu, Ilal Ferhard, anggota tim hukum Partai Demokrat KLB, mengungkapkan pihaknya melaporkan dokumen KLB ke Kementerian Hukum dan HAM pada pukul 14.00 WIB. Namun, dia enggan menjelaskan lebih lanjut.